Semakin maraknya anime dan manga yang membuncah pertelevisian mancanegera, semakin marak pula ditemui para ‘idol’ yang mengagung-agungkan waifu eh idola 2D-nya. Apalagi sekarang zamannya Waifu dan Husbando, jenis karakter anime atau manga yang konon dapat menjadi istri atau suami sejuta umat. Banyak sekali para penggemar anime dan manga yang tergila-gila pada kekasih khayalannya itu. Beberapanya bahkan sudi mengoleksi seluruh pernak-pernik yang berkaitan erat dengan waifu dan husbando mereka. Seperti figure-action, dakimakura, t-shirt serta jaket, semuanya bisa dibeli tanpa ba-bi-bu lagi saking cintanya.

Akan tetapi, dibalik semua peristiwa ini yang paling mencengangkan adalah para ‘idol’ pria. Mereka bisa dikatakan terlalu berlebihan dalam urusan menggemari sang waifu khayalan idaman. Nyaris hampir 80% tercatat di Jepang, para pria yang mengidolakan karakter wanita dari anime atau manga adalah seseorang yang bersikap aneh dan ‘fanatik’. Mereka bisa melakukan apa saja demi kecintaannya terhadap waifu dua dimensi mereka. Termasuk para pria di Indonesia, meski persentasenya sangat sedikit yang bersikap aneh dan fanatik seperti itu. Maka bagaimana jika salah satu dari mereka adalah kekasih kamu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk menghadapinya?

Dikutip via rocketnews24 dari NicoNico News, ada empat cara yang bisa kalian lakukan untuk menghadapi para pria fanatik waifu. Beberapa wanita telah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya, dan mereka dimintai saran tentang bagaimana cara untuk menangani hal ini. Silahkan disimak!

 

1. Jangan Berusaha Menyembunyikan Ketidaksukaan Kamu!

1

Metode pertama yang harus akiba-chan lakukan adalah dengan menyuarakan ketidaksenangan kalian secara langsung. Bilang kalau hobinya ini terlampau berlebihan dan membuatmu jadi kurang begitu nyaman berada di dekatnya. Katakan dengan jujur, jika tidak terlalu berlebihan mungkin kamu akan senang hati menerimanya, malah mendukung hobi tersebut. Asal sesuai takaran dan kadar yang pas.

Lalu, apapun yang selanjutnta terjadi itu adalah masalah yang harus diselesaikan. Termasuk jika si pria sampai marah-marah dan kalian bertengkar hebat. Selesaikan dengan otak yang dingin dan musyawarah secara damai. Cobalah juga untuk mengambil jalan tengah atau orang ketiga sebagai penengah. Itu akan membuat kalian berdua bisa diredam saat kehilangan kontrol oleh emosi.

“Ini memalukan dan jika teman-temanku menemukan hobi pacarku yang berlebihan seperti inj, aku tidak berpikir mereka akan bergaul denganku lagi,” kata seorang wanita berusia 25 tahun pada media. “Tapi aku suka dia, jadi aku mengatakan kepadanya bahwa aku pikir minatnya dalam hal semacam itu menjijikkan kalau berlebihan.”

“Ketika aku melihat koleksinya, aku berpikir tentang hanya membuang semuanya ke tempat sampah. Tapi aku tidak melakukannya, aku membicarakannya baik-baik, dengan begitu ia tahu bagaimana perasaanku, dan sekarang dia selalu berusaha untuk membuatnya lebih baik lagi,” ucap wanita tersebut sekali lagi.

Jelas sekali mengatakan ketidaksukaan kalian akan lebih baik daripada diam saja. Tapi pastikan hanya jika kalian merasa terganggu mengenai hal tersebut. Jangan lupakan juga untuk berdamai dengan hati sendiri sebelum mengatakan hal ini, agar emosi bisa lebih terkontrol.

 

2. Lakukan Cosplay

2

Daripada berusaha memisahkan suatu hal yang sudah menjadi hobi pasangan kalian, kenapa tidak mencoba untuk sedikit masuk ke dalam dunianya? Mungkin kalian akan jatuh cinta pula dan hubungan kalian akan menjadi semakin erat.

“Pacarku memintaku untuk berdandan seperti Hatsune Miku,” kata seorang wanita 25 tahun sambil tertawa. “Aku tidak pernah punya minat dalam cosplay sebelumnya, tapi ternyata itu jauh lebih menyenangkan daripada yang aku duga. Jadi sekarang aku melakukannya (ber-cosplay) dari waktu ke waktu.”

Bolehlah Akiba-chan dan Akiba-kei untuk coba-coba cara kedua ini. Siapa tahu bikin lebih disayang sama pasangan! Hehehe…

 

3. Cari Husbando 2D Kamu Sendiri

Waifu

Coba hitung berapa banyak dari penggemar animanga yang berkhayal ingin memiliki seorang kekasih dari seorang karakter anime? Sampai tingkatan tertentu hal ini masih terbilang cukup normal. Tapi jika terlalu sering membicarakan ini tentu bisa membuat pasangan jengkel.

Jika Minna-san mempunyai pacar yang punya waifu 2D sendiri, kenapa tidak melakukan hal yang serupa? Itu adalah cara balas dendam yang epik! Kita lihat bagaimana reaksi pacar Minna-san, jika tahu Minna-san juga punya ‘idol’ yang bahkan jauh lebih tampan dari pacar Minna-san.

“Awalnya aku hanya ingin pacarku melihat bagaimana rasanya berpacaran dengan seseorang yang begitu terobsesi dengan karakter perempuan, tapi ternyata aku suka dengan (anime) Free!. Dan sekarang, aku benar-benar suka dengan karakter utama, Haru-chan, (dia) lebih dari pacarku (yang 3D)!” ucap seorang peserta wanita.

 

4. Putus

4

Setiap individu mempunyai tingkat kesabarannya masing-masing. Dan jika sudah mencapai batasnya, putus mungkin adalah jalan terbaik. Ini solusi paling akhir dari segala permasalahan hubungan. Tapi sangat tidak dianjurkan. Karena bagaimana pun, yang namanya move-on itu susah!

“Pacarku rapi dan tampak seperti seseorang dari boyband, ditambah dia benar-benar baik dan easy-going,” kata seorang wanita. “Ketika aku menemukan dia adalah seorang otaku anime, aku benar-benar terkejut. Dan bahkan lebih buruk lagi, dia suka video game dan dia selalu menghabiskan waktu dengan Nene.”

Nene Anegasaki adalah karakter dari game dating simulator Nintendo DS, Love Plus. Nyatanya, tindakan-tindakan kalian untuk berusaha mengerti hobi pasangan kalian bisa memberikan sikap saling pengertian dari pasangan kalian.

“Aku baru saja kehilangan minat. Tidak mungkin aku bisa menghadapi itu,” ia menyimpulkan dengan dramatis. “Aku ingin membuat pacarku bahagia, jadi aku mengejutkannya dengan berdandan pakai baju cosplay.”

Wanita ini kemudian menceritakan bagaimana kekasihnya berujar dengan mata yang berbinar-binar, “Aku benar-benar senang bahwa kamu berpikir sejauh itu untukku, tetapi kamu tidak perlu memaksa diri untuk melakukan hal semacam ini.”

Kesimpulannya, dibutuhkan sikap saling mau mengerti di antara pasangan yang memiliki hobi berbeda. Tidak ada yang salah dengan para pria yang mempunyai hobi anime dan manga atau video game. Setiap manusia mempunyai hobi yang berbeda dengan manusia lainnya dan itu justru yang menjadikan mereka unik. Yang perlu diperhatikan di sini adalah bagaimana pasangan tersebut saling melengkapi satu sama lain. Mendukung demi kebaikan, mengurangi jika terlalu berlebihan dan melewati batasannya, serta terus mengingatkan dan memperbaiki diri. Mungkin begitulah seharusnya.

Ada tips lain dari Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian? Silahkan share ke sosial media dengan tips atau komentar kalian! Penulis penasaran. Tehee… 😀

SHARE
Previous articleSakura Gakuin Menyambut Anggota Baru
Next articleSeason 2 “Shokugeki no Soma” Siap Hidangkan Menu Baru
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.