Terkadang, kita sering bosan berangkat ke sekolah dikarenakan kegiatan di sana hanya itu-itu saja. Apalagi, kalau gurunya sedang halangan hadir, beuh, bosan banget! Saking jenuhnya, kita jadi merasa capek sekali. Menunggu bel pulang itu terasa sangat lamaaa…. Bahkan, kita jadi tak sabaran dan sering memilih untuk segera pulang saat itu juga, alias membolos. Padahal, boleh jadi kena hukuman besoknya.

Akan tetapi, Minna-san di rumah tahu enggak? Kalau di dunia anime, sekolah itu menjadi tempat yang terlihat amat menyenangkan! Guru yang mengajar di dunia fantasi tersebut tidak pernah monoton dan memiliki tampilan fisik yang super-duper-ajib. Teman-teman sekelas juga kelihatan menarik serta menyenangkan, mereka terasa memiliki selera humor juga kebaikan hati. Tidak seperti teman-teman sekelas kita yang justru sukanya mainan kaca sama bedak! Asyik sendiri begitu. Huh, dasar!

Nah, karena di dunia nyata bersekolah itu sering kali membosankan, maka pindah yuk sebentar ke dunia anime. Coba sedikit berimajinasi, sekiranya kalau sekolah kayak di anime-anime berikut ini bagaimana hayoo? Akiba Nation akan sajikan 4 anime bertema sekolah yang dijamin membuat Minna-san betah belajar! Cekidot! 😀

4. Ultimate Otaku Teacher

4-ultimate-otaku-teacher

Telah rilis dengan total jumlah 25 episode pada tahun 2015 lalu, Ultimate Otaku Teacher menjadi anime yang melejit dan mendapat ruang di hati para pelajar semua. Mengangkat kisah seorang otaku bernama Junichiro Kagami, anime satu ini bercerita tentang cara belajar-mengajar yang berbeda daripada umumnya. Junichiro yang merupakan tokoh utama digambarkan sebagai sosok yang sangat tergila-gila terhadap anime serta manga. Ia adalah seorang yang ‘freak’ dengan semua hal berbau itu. Tetapi saudarinya, Suzune, merasa khawatir atas tingkah Junichiro.

Suzune pun menganjurkan Junichiro menjadi guru pengganti di sekolahnya dahulu. Lucunya, Junichiro sukses mengajar mata pelajaran Fisika dengan metode yang jauh berbeda dari guru-guru sebelumnya. Tambah mengagumkannya Junichiro, ia mengaku memperoleh metode mengajar anti-mainstream tersebut dari hobinya. Kisah ini mengajarkan para penonton banyak hal. Salah satunya adalah tentang hikmah bahwa setiap orang dianugerahi kelebihan masing-masing. Jika kamu suka, maka teruskanlah hobi tersebut, selama tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Kemudian buat hobi itu jadi bermanfaat terhadap sekitar!

3. Silver Spoon

Gin No Saji Season 2
Gin No Saji Season 2

Silver Spoon adalah istilah yang dipakai untuk mengibaratkan orang yang hidupnya berkecukupan. Dan begitulah gambaran yang pas untuk tokoh utama anime satu ini, yakni Yuugo Hachiken. Cerita berfokus pada permasalahan diri Yuugo. Ia yang merasa lelah dengan segala tekanan dan ekspektasi orang tuanya, memutuskan untuk pergi. Yuugo kemudian mendaftar ke sekolah menengah bernama Ooezo Agricultural, sebuah sekolah asrama yang terletak di pinggiran kota Hokkaido. Tanpa dia sangka, sekolah ini membawanya ke dunia yang sama sekali baru baginya.

Minna-san akan menemui apa saja yang mengejutkan dan membuat terperangah dari sekolah Ooezo Agricurtural. Semua penonton dapat dipastikan berdecak heran sambil ber-wah ria. Yuugo bahkan sangat berjuang keras untuk dapat mengikuti seluruh pelajaran yang ada di Ooezo. Kisah Silver Spoon akan membuat paradigma 160 derajat tentang sekolah! Anime ini tayang pada tahun 2013. Jumlah episodenya sangat sedikit, yakni hanya terdiri dari 11 episode saja. Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian bisa tonton secara maraton Silver Spoon! Biar semangat bersekolahnya!

2. Great Teacher Onizuka

Sekolah anime jepang AN

Great Teacher Onizuka meraih popularitas yang begitu tinggi. Anime yang mengisahkan tentang seorang anggota geng motor menjadi guru dadakan ini melejit di tangga utama tontonan kaula muda di Jepang. Para remaja Negeri Bunga Sakura itu terbukti menyukai Great Teacher Onizuka, pasalnya manganya saja habis lebih dari puluhan ribu eksemplar pada setiap episode. Ditambah, beberapa penerbit mayor di luar Jepang meminta perizinan untuk menerbitkan manga terjemahan Great Teacher Onizuka. Dunia pun dilanda tren guru urak-urakan tapi baik hati itu!

Jalan cerita anime Great Teacher Onizuka sendiri tidak jauh berbeda dengan versi manganya. Kisah bermula dari seorang pemuda nakal bernama Onizuka yang ngebet ingin jadi guru. Tapi menjadi guru itu hanya akal-akalannya saja. Sebab, Onizuka sangat menyukai paha mulus gadis-gadis cantik SMA yang tampil hanya dengan rok pendek. Dia berpikir jika menjadi guru SMA akan membuatnya leluasa melihat apa yang digemarinya. Motivasi awal itu membawa Onizuka menjadi guru sungguhan di sebuah sekolah SMA.

Seiring cerita bergulir, perkembangan karakter tokoh utama yang urak-urakan ini ternyata tidak sebejat motivasi awalnya. Menjadi guru di sebuah SMA dan dibebani tanggung jawab mendidik para siswa membuat cara pandangnya berubah sedikit demi sedikit. Melihat betapa polos para siswi, Onizuka menyadari dirinya begitu jahat. Ia hanya memanfaatkan remaja naif untuk eksploitasi seksual semata. Dengan bijak, dirinya kemudian mengabdikan diri sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Berbagai tantangan dilewatinya bersamaan gaya unik mengajar dari seorang mantan anggota geng motor.

1. Assassination Classroom

Ansatsu Kyoushitsu

Semua pelajar mendambakan kelasnya seperti milik Nagisa dan kawan-kawan. Kenapa bisa demikian? Yeah, mau sekeren apa pun sebuah sekolah, kalau tak ada guru yang bisa melakukan banyak hal keren dengan kecepatan setara 5 march, mana betah! Koro-sensei, itulah nama yang diberikan para muridnya, membuat Jepang diguncang kekhawatiran. Dialah gurita yang telah menghancurkan separuh bulan dan kini berencana meledakan bumi. Tetapi sebelum bumi diluluhlantakkan olehnya, ia ingin menjadi guru untuk sebuah kelas di sekolah SMP bernama Kunugigaoka.

Kunugigaoka adalah sekolah elit dimana para muridnya memiliki kecerdasan yang mumpuni. Mereka dituntut menjadi siswa yang pintar nan teladan, kalau tidak mereka akan dibuang ke salah satu kelas yang terasingkan dari kelas lainnya. Kelas itu berada di sebuah bukit, dan untuk sampai ke sana siswa harus melalui medan yang menyulitkan. Kelas tersebut sangat suram, bangunannya lama, serta tidak mempunyai fasilitas baik. Di sanalah Nagisa Shiota menuntut ilmu.

Koro-sensei memilih mengajar pada kelas yang terasingkan. Semua murid di kelas itu pun berubah menjadi pembunuh. Mereka diperintahkan oleh pemerintah untuk membunuh guru mereka sendiri dengan imbalan uang dan menyelamatkan bumi dari kehancuran. Tetapi, meski begitu, tidak ada yang benar-benar membenci Koro-sensei. Fakta bahwa Koro-sensei adalah guru terbaik yang mereka punya tidak terbantahkan. Ia berhasil membawa kebahagiaan serta semangat belajar para murid dengan cara yang amat berbeda.

“Ayo, bunuh saya dan dapatkan stok kuota internet untuk seumur hidup kalian! Tapi berjanji pada Bapak, nilai kalian harus tinggi serta tidak membuka situs porno,” begitulah kira-kira yang ia ingin katakan setiap hari kepada para murid.

SHARE
Previous articleSukseskan JFF, Chelsea Islan dan Chihayafuru Jadi Jebolan
Next articleAtom the Beginning, Prequel Astro Boy Siap Tayang di Spring 2017
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.