Content provided by Keepo. Hayoo, siapa yang ngerasa sayang untuk menggunakan baterai orisinal bawaan smartphone kamu? Pasti ada di antara kamu yang lebih memilih menggunakan baterai smartphone KW, supaya baterai asli yang biasanya berjenis Li-Ion dan Li-Polymer ini bisa kamu simpan.

Baca Juga: Touken Ranbu The Movie Bocorkan Aktor Untuk Tokoh Utamanya

Cara ini sah-sah aja kamu lakuin, walaupun mungkin agak riskan karena kualitas baterai KW yang cukup beresiko. Tapi buat kamu yang sering melakukan hal ini, berikut 3 tips untuk menjaga kualitas baterai orisinal yang kamu simpan, supaya tetap awet ketika udah lama gak kamu pake.

More article from Keepo.

1 – Pastikan kamu menyimpan baterai orisinalnya di tempat yang kering.

Pastikan kamu menyimpan baterai orisinalnya di tempat yang kering.

Pastikan kalian menyimpan baterai yang tidak akan digunakan dalam jangka waktu lama dalam keadaan kering, tidak terkena sinar matahari dan bersuhu ruangan antara 15-25 derajat. Sebisa mungkin kalian harus mengindari tempat yang lembab, karena bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan meningkatkan resiko korsleting dari uap air yang tercipta. Kalian bisa mencoba untuk memasukannya ke dalam plastik mika beserta silica gel untuk menjaga kelembapannya.

2 – Charge terlebih dahulu setidaknya 40-50%

Charge terlebih dahulu setidaknya 40-50%

Sebelum kalian memutuskan untuk tidak menggunakan sebuah baterai, ada baiknya charge dulu baterainya, untuk menghindari kerusakan baterai karena kekurangan daya. Ada beberapa kasus baterai smartphone yang tidak di-charge sebelumnya akhirnya tidak bisa digunakan, bahkan tidak bisa diisi ulang lagi.

3 – Pastikan voltase baterai tidak turun

Pastikan voltase baterai tidak turun

Setelah beberapa lama disimpan, baterai smartphone biasanya masuk dalam kondisi “tidur” dimana dalam kondisi ini, sel – sel yang ada di dalam smartphone sudah menurun kualitasnya. Bahayanya adalah, jika voltasenya kurang dari 2,5V, kondisi ini akan semakin memperparah kondisi baterai, dan kemungkinan terburuknya adalah menurunnya performa dan rusaknya sel-sel baterai.

Jadi, itu dia tadi 3 langkah mudah yang bisa kalian lakukan kalo kamu berencana menyimpan baterai orisinalmu dalam waktu yang lama, biar tetap awet dan gak rusak. Tapi emang lebih baik kalian tetap menggunakan baterai orisinal ya, guys!