Haii Akiba-kei dan Akiba-chan ! ketemu lagi nih, nah hari ini saya bakal bagi-bagi info seputar Taman yang indah dan terkenal di Jepang!.
Taman
merupakan sebuah areal yang berisikan komponen material keras dan lunak yang saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja direncanakan dan dibuat oleh manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar ruangan. Taman dapat dibagi dalam taman alami dan taman buatan. Taman yang sering dijumpai adalah taman rumah tinggal, taman lingkungan, taman bermain, taman rekreasi, taman botani.
Di Jepang terdapat beberapa Taman yang terkenal lhoo!, mau tau ? yuk langsung saja kita simak di bawah Akiba Readers!.

1.Kairaku-en
img_top_main
Kairaku
-en  (Bahasa indonesia : “Sebuah taman untuk dinikmati bersama-sama) adalah sebuah taman Jepang yang terletak di Mito, Ibaraki, Jepang. Seiring dengan Kenrokuen dan Koraku-en, itu dianggap salah satu dari Tiga Besar Taman Terindah di Jepang. Kairakuen dibangun relatif baru-baru pada tahun 1841 oleh  Tokugawa Nariaki. Tidak seperti dua lainnya kebun lanskap besar Jepang Kenrokuen dan Korakuen, Kairakuen disajikan tidak hanya untuk kenikmatan tuan yang berkuasa, tapi terbuka untuk umum. Sementara layak dikunjungi sepanjang tahun, Kairakuen terkenal dengan festival plum (ume-matsuri) yang diselenggarakan dari akhir Febuari hingga Maret. Di taman ini terdapat lebih dari 100 jenis pohon plum dengan total 3000 pohon yang ditanam. Di Kairakuen, para pengunjung akan dipuaskan dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan seperti mekarnya bunga sakura dan Azalea di musim semi, dan semak clover yang mekar di musim gugur.. Selain hutan pohon plum, di mana seratus varietas pohon plum yang berbeda dengan bunga putih, merah muda dan merah ditanam, Kairakuen juga dilengkapi dengan rumpun bambu, hutan cedar dan Kobuntei, bangunan tradisional Jepang . Sementara untuk masuk ke taman gratis, dan untuk masuk ke dalam Kobuntei dikenakan biaya 190 yen.
Dibuka pada tahun 1842 , dikatakan sebagai taman yang bisa menyembuhkan indera dengan keindahan yang secara terus menerus berubah melalui masing-masing dari empat musim. Pada awal musim dingin selama festival Plum, pengunjung dapat mengagumi 3.000 bunga pohon plum dalam 100 varietas, serta ceri berbunga, semak azalea, dan banyak lagi.

Kairakuen terkenal dengan festival plum (ume-matsuri) yang diselenggarakan dari akhir Febuari hingga Maret. Di taman ini terdapat lebih dari 100 jenis pohon plum dengan total 3000 pohon yang ditanam. Di Kairakuen, para pengunjung akan dipuaskan dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan seperti mekarnya bunga sakura dan Azalea di musim semi, dan semak clover yang mekar di musim gugur.
2.Kenroku-en
kenrokuen-garden-gifu

Taman Kenrokuen , yang berada di Kanazawa, Ishikawa, Jepang, adalah salah satu dari tiga taman terindah di Jepang bersama dengan Taman Korakuen di Okayama dan Taman Kairakuen di Mito. Kenrokuen yang berarti taman dengan enam karakteristik memiliki enam aspek yang dianggap penting dalam sebuah taman yang ideal: kelapangan, ketenangan, keagungan, pemandangan, desain yang halus, dan kesejukan.
Taman ini terbuka untuk umum sepanjang tahun dari pagi hingga sore hari dan terkenal akan keindahaannya di semua musim. Pada beberapa hari tertentu di setiap musim, Taman Kenrokuen mengadakan acara light-up di mana taman akan buka hingga malam hari dan menampilkan keindahan taman dengan cahaya dari lampu dan lentera.
Kenrokuen dibangun oleh adipati ke-5 dari klan Kaga, Tsunanori, pada tahun 1676 (Enbo 3), dan membutuhkan waktu sekitar 170 tahun untuk menyelesaikannya. Kenrokuen, yang berarti “memiliki enam faktor”, ditetapkan sebagai nama taman ini karena terdapat 6 sifat dalam menciptakan pemandangan taman yang sempurna ini yaitu: luas, damai, buatan manusia, kuno, air mancur dan pemandangan yang megah dari gunung. Salah satu yang juga dapat dinikmati adalah pemandangan yang indah pada empat musim seperti bunga sakura, padang bunga iris, dedaunan musim gugur dan Yukitsuri.

3.Koraku-en
800px-Okayama_Korakuen_Garden01

Kōraku-en adalah taman Jepang yang berada di Okayama, Prefektur Okayama, Jepang. Taman ini selesai dibangun oleh Tsuda Nagatada pada tahun 1700. Pembangunannya dimulai atas perintah penguasa Han Okayama Ikeda Tsunamasa pada tahun 1867. Kōraku-en sangat sedikit mengalami perubahan sejak selesai dibangun, sehingga taman ini dinilai sebagai taman Jepang yang merupakan miniatur dari sejarah taman Jepang secara keseluruhan.

Taman ini luasnya 13 hektare, terdiri dari pusat taman yang dinamakan Enyotei, panggung pertunjukan noh, sebuah kolam, sebuah bukit mini (Bukit Yuishin-zan), sebuah taman prem, dan sebuah kebun teh. Dibandingkan taman-taman Jepang lainnya, Kōraku-en memiliki ciri khas berupa halaman rumput yang luas. Taman ini mencerminkan suasana alam beriklim sedang di Laut Pedalaman Seto.

Di sekeliling Kōraku-en ditanam pohon sakura sehingga taman ini juga dikenal sebagai tempat hanami pada musim semi. Bangau mahkota-merah yang dipelihara di Kōraku-en adalah simbol dari taman ini. Setiap hari tahun baru burung bangau ini dilepas di dalam taman. Istana Okayama yang menjadi latar belakang pemandangan taman ini dijuluki Istana Gagak (U-jo) karena dinding istana yang berwarna hitam.

Tempat Wisata Taman Korakuen Jepang
Kōraku-en termasuk salah satu dari tiga taman terindah di Jepang bersama-sama dengan Kenroku-en di Kanazawa, Prefektur Ishikawa, dan Kairaku-en di Mito, Prefektur Ibaraki. Kōraku-en adalah salah satu dari tiga taman Jepang yang pertama kali ditetapkan sebagai “taman Jepang terindah” pada tahun 1922, bersama-sama dengan Kenroku-en di Prefektur Ishikawa dan di Taman Ritsurin di Prefektur Kagawa.

Ketika Pemerintah Jepang pada tahun 1952 kembali mengevaluasi 147 “taman Jepang terindah”, Kōraku-en di Okayama termasuk ke dalam daftar “taman Jepang terindah kelas istimewa” (tokubetsu meishō teien), bersama-sama 8 taman Jepang lainnya: Koishikawa Kōrakuen dan Taman Hamarikyu (keduanya di Tokyo), serta enam taman Jepang di Kyoto: Taman Saihō-ji, Taman Tenryū-ji, Taman Daitoku-ji Hōjō, Taman Daisen-in Shoin, Taman Ginkaku-ji (Jishōji), dan Taman Daigo-ji Sanpō-in. Berdasarkan evaluasi tahun 1922 dan 1952, hanya Koraku-en yang terpilih dua kali sebagai taman Jepang terindah