Tahun 2018 ini seri Fate/ rasanya tak terlalu merajalela dalam dunia anime seperti 2017 kemarin. Tapi sebagai gantinya mereka banyak memanaskan fans untuk part kedua dari trilogi Heavens Feel, lost butterfly, yang akan tayang diawal 2019, dan pemanas-manasan itu masih lanjut, dengan perilisan 2 vid lost butterfly baru! Tapi ternyata tak hanya itu mina-san, karena ada pengumuman kalau akan ada LN Fate baru juga!

 

Novel Fate

Ya, agak mengejutkan, tapi Type-Moon telah mengumumkan kalau mereka akan merilis novel Fate baru berjudul Fate/Requiem dalam event besar Comic Market alias Comiket 95 yang diadakan di Jepang akhir bulan ini.

Ceritanya ditulis oleh Hoshizora Meteo yang sebelumnya menulis naskah anime Bouryaku no Zvezda dan dengan ilustrasi yang digambar oleh NOCO yang telah terlibat dalam beberapa game Atelier. Buku tersebut dikatakan sebagai “Volume 1” dengan setting cerita “setelah Holy Grail War”.

Dalam dunia yang damai setelah perang tersebut, semua orang memiliki Holy Grail yang dapat mereka gunakan untuk summon Servant pribadi untuk mengabulkan keinginan mereka. Kecuali seorang gadis bernama Utsumi Erice. Tapi ia bertemu dengan seorang anak lelaki, yang merupakan Servant terakhir di dunia.

 

lost butterfly

Nah setelah kisah Fate baru yang dirilis akhir 2018, kita ke kisah Fate lama yang dirilis awal 2019, dengan full trailer dan iklan TV dari film Heavens Feel part 2 lost butterfly. Dimana dalam dua video baru ini, diperdengarkan theme song lost butterfly yang dinyanyikan oleh Aimer berjudul I Beg You.

Tapi fans yang di Jepang lebih dipanaskan lagi dalam persiapan perilisan lost butterfly, karena dalam 2 minggu pertama bulan Januari 2019, film Heavens Feel pertama presage flower akan diputar di stasiun TV untuk prefektur Hokkaido, Miyagi, Niigata, Shizuoka, Aichi, Osaka, dan Fukuoka.

Dan saat lost butterfly dirilis tanggal 12 Januari di Jepang, mereka yang menontonnya dalam minggu pertama akan dapat hadiah bonus berupa papan ilustrasi A5 bergambarkan Saber Alter yang ngeri~ngeri~sedaaap yang digambar oleh Takeuchi Takashi. Duuuh andaikan di Indonesia juga semeriah itu.. tapi yaa setidaknya Odex mau merilis film ini juga di Indonesia 😉

Comments