Akiba-chan dan akiba-kei inget gak gaes salah satu anime jaman kalian SD di hari minggu? Yak! Dragon Ball! Salah satu kejutan terbesar di episode Dragon Ball adalah goku dan Chichi mempunyai dua anak yaitu Gohan dan Goten.

Dalam serial Dragon Ball Z, Gohan akan menjadi karakter utama, dimana dia adalah orang pertama yang pergi ke Super Saiyan 2. Mengalahkan cell dan hamper menggantikan posisi Goku sebagai tokoh protagonist utama. Anak kedua Goku, beranama Goten. Akan muncul pada chapter akhir di Dragon Ball Z, The Buu Sagas. Goten, meskipun copy-an ayahnya, diceritakan tidak mengenal Goku sebagai ayahnya. Hmmm…..

 

Kedua anakGoku merupakan anak keturunan Super Saiyan yang kuat. Pada usia yang masih dini mereka sudah terlihat sebagai anak yang memiliki potensi yang besar. Tapi ternyata meskipun mereka punya hati baik seperti ayahnya, mereka juga punya sisi lain yang tak terduga lho. Berikut sisi menarik dari anak – anak Goku sebagai prajurit yang baik hati dan jarang diketahui orang:

1 – Gohan ‘menggunakan’ Great Saiyaman Untuk Mengatasi Trauma PTSDnya

Tidakkah kita mengira ini sejak awal gaes? Ya, ada teori dimana Gohan menggunakan Great Saiyaman untuk mengatasi trauma yang dialaminya di Namek. Ketika Ginyu menyerangnya di tubuh ayahnya sendiri. Kita bahkan tidak bisa membayangkan bahwa jenis trauma PTSD ini terjadi pada Gohan yang masih muda. Namun bisa kita lihat bagaimana Gohan mengatasi hal itu.

The Ginyu Force didasarkan pada stylenya sebagai pahlawan super sentai, seperti The Great Saiyaman. Para fans pun juga telah menduga bahwa Gohan menggunakan identitas keduanya sebagai superhero untuk melakukan hal – hal baik dan menghentikan orang – orang yang berniat jahat agar tidak memakan korban lain yang bisa mengalami trauma seperti dirinya.

 

 

2 – Goten Pernah Berbagi Tubuh dengan Trunks

Terdengar sangat aneh ya, kita tidak pernah memikirkan bagaiman anehnya fusion dalam alur Dragon Ball. Fusion disini jika dibayangkan dengan dua sahabat yang sangat dekat seperti Goten dan Trunks, bahkan terlalu dekat karena mereka telah berbagi tubuh. Dragon Ball Z tidak pernah benar – benar menjelaskan bagaimana rasanya jika fusion ini bersamaan. Apa mungkin karena ada dua pikiran dalam satu tubuh? Atau mereka berkepribadian tunggal yang terbuat dari dua jiwa? Tentu saja kita tidak tahu.

 

3 – Mimpi Buruk Gohan

Selama hidupnya, Gohan telah menghadapi banyak pertempuran sulit salah satu yang terberat adalah pertarungan antara Gohan dan Cell. Saat berlatih untuk menghadapi Cell ini, Goku dan Gohan banyak menghabiskan waktu di ruang waktu hiperbolik selama satu tahun dimana Gohan pernah mengalami sebuah mimpi yang mengerikan. Dalam tekanan selama masa latihan untuk menghadapi Cell dan pada saat bertarung dengan Cell tinggal didepan mata, semua hal menakutkan dan terburuk Gohan muncul ke permukaan dalam bentuk mimpi buruk yang mengerikan.

Dalam mimpinya, Gohan berlatih di suatu ruangan, kemudian Chichi masuk, meneriakinya untuk belajar. Piccolo muncul juga. Lalu, tiba-tiba, Cell muncul dan membunuh Chichi dan Piccolo. Gohan menyesali bahwa dia tidak bisa menyelamatkan Chichi dan Piccolo. Kekhawatiran terburuk Gohan yaitu Cell menang dan kedamaian dunia sirna ini terwujud dalam mimpi buruk dan Goku harus menyingkirkannya mimpi buruk itu.

 

4 – Hubungan antara Goten dengan Goku

Berkali-kali sumber – sumber di internet menuliskan bahwa Goku adalah seorang ayah yang mengerikan. Perlu diingat factor terbesar yang menentukan yaitu karena hidupnya sedikit berbeda dari kebanyakan orang lain dan semua orang menganggap dia telah melakukan yang terbaik. Kejadian terbesarnya sebagai orang tua, bagaimanapun, adalah ketidakhadirannya, karena dia telah meninggal selama tujuh tahun pertama sejak Goten lahir.

Sedih memang mengingat kenyataan bahwa Goten tidak mengenal ayahnya sejak awal kehidupannya. Fakta ini semakin menyedihkan karena mengetahui bahwa Goku bahkan tidak tahu bahwa ia memiliki anak laki-laki kedua. Goku bisa berkomunikasi dengan keluarganya kapanpun dia mau, berkat telepati King Kai, untuk memeriksa berbagai hal. Fakta lain bahwa dia bahkan tidak tahu tentang Goten berarti dia tidak berbicara dengan mereka selama tujuh tahun.

 

5 – Alur Kehidupan Gohan yang Kelam

Tahukah Anda bahwa garis waktu saat Trunks dari masa depan datang sebenarnya bukan waktu yang sebenarnya? Trunks memang berasal dari masa depan, namun garis waktu yang berbeda lahir saat dia melakukan perjalanan waktu ke masa lalu untuk memperingat kan para pejuang Z androids. Bagaimana hal ini bisa berhubungan dengan Gohan? Nah, dia mendapat ujung tongkat pendek di garis waktu ini.

Seperti kebanyakan Z-Fighters. Di masa depan yang sebenarnya, Gohan adalah guru Trunks, sama seperti Piccolo baginya. Namun, dalam melatih Trunks untuk melawan androids, Gohan kehilangan lengannya dan akhirnya hidupnya, berperan sebagai martir yang menyebabkan transformasi Super Saiyan pertama Trunks.

 

6 – Goten adalah Super Saiyan Termuda

Ketika Gohan berlatih bersama Goten untuk turnamen seni bela diri dunia, dia pergi ke Super Saiyan dan terkejut saat mengetahui bahwa adiknya bisa melakukan hal yang sama. Pada usia tujuh tahun, Goten adalah Super Saiyan Termuda di dunia. Sekarang ini mungkin tampak seperti fakta yang menyenangkan, tapi pikirkan akibatnya.

Akan sangat berbahaya bila memiliki anak berusia tujuh tahun dengan kekuatan Super Saiyan yang berkeliaran, dengan menggunakan kekuatan tanpa niat. Lebih buruk lagi, fakta bahwa Super Saiyan diakses oleh anak kecil, seperti yang terlihat pada Gohan sebelum saudaranya. Menyirat kan bahwa seseorang seperti Pan mungkin bisa pergi ke Super Saiyan sebelum dia bisa berjalan.

 

7 – Gohan Bertempur Saat Berumur Lima Tahun

Ini mungkin menjadi bagian yang paling kacau. Ketika pertama kali bertemu dengan Gohan, dia berusia empat tahun saat Goku mengenalkannya pada teman-temannya. Pada saat dia bertempur melawan Namek, dia baru setahun lebih tua. Ya, kalian gak salah baca lho gaes, Gohan baru berusia lima tahun saat menghadapi pasukan Ginyu, Vegeta dan Frieza di planet Namek.

Goku mungkin telah mengalami beberapa petualangan gila saat masih kecil di Dragon Ball, tapi saat itu dia berusia 12 tahun. Sebelum dia cukup tua untuk berada di kelas satu, Gohan melawan dua pembunuh alien psikopat (salah satunya adalah pamannya), dilatih dalam kondisi yang keras dengan bantuan ”green alien demon”.

 

8 – Goten Menyerang Chichi

Goten adalah Super Saiyan termuda dalam sejarah Dragon Ball, dan pertama kali kejadiannya agak lucu untuk didengar. Saat pertama kali melihat dia berubah terjadi ketika dia berlatih dengan Gohan, dan lucunya Gohan dengan mudahnya berubah menjadi super saiyan. Ketika Gohan bertanya tentang bentuk Gotai Super Saiyan, kita disuguhi “flash back” untuk pertama kalinya kejadian itu terjadi.

Chichi tidak pernah menginginkan Gohan menjadi petarung, tapi sepertinya berubah pikiran saat Goten lahir. Sebenarnya, dia lah yang melatih Goten dalam seni bela diri. Ketika Chichi bertengkar dengan anaknya, Goten membalasnya dengan berubah menjadi super saiyan dan memukul ibunya. Chichi terluka, tapi sepertinya dia lebih peduli dengan rambut emas Goten, karena dia tidak menyukai bentuk Super Saiyan karena menurutnya itu membuat anak laki-lakinya terlihat seperti nakal.

 

9 – Gohan Menyia-nyiakan Potensinya

Gohan dianggap sebagai Saiyan terkuat dari kelompoknya. Tidak hanya dia yang pertama pergi Super Saiyan 2, ia juga mampu mendominasi Super Buu setelah kekuatannya dibuka. Bagian yang menyedihkan tentang ini adalah fakta bahwa Gohan menyia-nyiakan potensinya sebagai pejuang dan pahlawan setelah Cell Saga. Atau lebih tepatnya, Chichi menyia-nyiakan potensi anaknya.

Tentu, akiba-chan dan akiba-kei mengerti mengapa Chichi ingin anaknya mendapatkan pendidikan. Tapi kenyataan bahwa dia mampu mengalahkan Cell saat dia baru berusia remaja menunjukkan bahwa dia berpotensi menjadi pelindung terkuat di dunia, terutama karena ketidakhadiran Goku. Bahkan, dalam studinya, Gohan menjadi semacam pengecut yang kurus pada saat kebangkitan Frieza di Dragon Ball Super.

 

10 – Goten dan Traktor

Terlepas dari kenyataan bahwa dia tampaknya menerima pendidikan yang sama dengan kakaknya. Goten lebih seperti ayahnya, kadang-kadang tidak bisa diabaikan. bukan berarti si Goten bodoh sih, tapi dia memiliki beberapa “momen Goku” terutama di Dragon Ball Super. Dalam salah satu episode Super pertama, Goku cenderung ke peternakan keluarga, tapi ingin mendapatkan beberapa latihan.

Goten menawarkan untuk membantu ayahnya dengan mengendarai traktor untuk sementara waktu sehingga Goku bisa mendapatkan beberapa latihan yang dilakukan di ladang. Namun, Goten akhirnya mengendarai traktor menuju tebing dan terjatuh, membuat Goku yang sedang latihan pergi menyelamatkannya. Disini ada dua kecerobohan yang cukup menarik: Dia tidak melihat tebing, dan dia hampir mati karena entah bagaimana dia lupa bisa terbang dan sangat kuat. Itu akan menjadi kematian yang bodoh sih emang. 😀